Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Rezim Raheel-Nawaz Menangkap Saad Jegranvi, Ketua Komite Kontak Pusat Hizbut Tahrir Pakistan

Rezim Raheel-Nawaz Menangkap Saad Jegranvi, Ketua Komite Kontak Pusat Hizbut Tahrir Pakistan
Kantor Media
Hizbut Tahrir Pakistan
N0: PR15029                Kamis, 4 Rajab 1436 H | 23/04/2015


Kampanye Amerika Untuk Menekan Islam di Pakistan

 Rezim Raheel-Nawaz Menangkap Saad Jegranvi, Ketua Komite Kontak Pusat Hizbut Tahrir Pakistan

Pada penghujung malam tanggal 22 April 2015, para preman rezim menangkap orang yang banyak dikenal dan dihormati Saad Jagranvi, Ketua Komite Kontak Pusat Hizbut Tahrir Pakistan. Ini adalah perbuatan jahat yang terakhir dilakukan dalam daftar panjang perbuatan jahat mereka terhadap Hizbut Tahrir. Rezim Pakistan telah menangkapi para anggota Hizbut Tahrir di seluruh Pakistan termasuk Naveed Butt, Juru Bicara resmi Hizbut Tahrir Pakistan, yang kini akan memasuki tahun keempat penculikan terhadapnya pada tanggal 11 Mei 2015.

Khilafah Menyelamatkan Indonesia Dari Bahaya Neoliberalisme dan Neoimperalisme

Khilafah Menyelamatkan Indonesia Dari Bahaya Neoliberalisme dan Neoimperalisme
HTI Press, Malang. (19/4), Sebuah pertanyaan pembuka yang disampaikan Saiful Islam mengawali materinya: “Berdaulatkah Indonesia?” Langsung dijawab serentak oleh peserta: “tidak”. Sebenarnya Indonesia ini kaya raya, tapi tidak berdaulat, buktinya asing menguasai 95% migas di Indonesia, tegasnya. Di sisi yang lain Saiful memaparkaan kondisi ironis Indonesia yang 27,73 juta (10,96%) penduduknya terkategori miskin. Repotnya lagi utang Indonesia juga menggunung, mencapai 2.744,36 trilyun. Belum lagi Indonesia juga termasuk negeri gawat darurat, “Negeri darurat zina, darurat aborsi, darurat korupsi dll”. Itulah indikasi bahwa Indonesia saat ini terancam Neoliberalisme dan Neoimperalisme, pungkasnya.

Arab dan Turki Bersatu untuk Membunuh, Bukan Membantu Saudara-saudara Muslim yang Membutuhkan

Arab dan Turki Bersatu untuk Membunuh, Bukan Membantu Saudara-saudara Muslim yang Membutuhkan
Berita

10 April 2015. Penduduk Palestina Bergabung Perangi ISIL di Yarmouk (Sumber: Kantor-kantor Berita)

Faksi-faksi Palestina setuju dengan pemerintah Suriah untuk menggunakan kekuatan militer di Yarmouk, ketika Sekjen PBB menyerukan tindakan militer. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menyerukan tindakan militer untuk mencegah pembantaian terhadap para pengungsi Palestina di kamp pengungsi Yarmouk di Suriah. Hal itu dilakukan setelah semua faksi Palestina sepakat dengan pemerintah Suriah untuk menggunakan kekuatan militer dalam mengusir keluar para militan ISIL dari kamp pengungsi Palestina yang diserang di Damaskus.

Tanpa Melenyapkan Entitas Penjajah Yahudi, Dukungan Kemerdekaan Palestina Omong Kosong !

Pernyataan Jokowi yang mendukung kemerdekaan Palestina, menurut anggota Maktab I’lami DPP Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Farid Wadjdi, hanyalah pencitraan menjelang Konferensi Asia Afrika (KAA) , untuk menunjukkan seakan-akan Jokowi menantang penjajahan. “Dukungan kemerdekaan Palestina, retorika kosong Jokowi!”  ujarnya kepada mediaumat.com, Jum’at (24/4) melalui surat elektronik.

Bendera Rasulullah Yang Akan Berkibar di Timur dan Barat

Bendera Rasulullah Yang Akan Berkibar di Timur dan Barat
Dengan judul “Bendera kita akan berkibar dari Teluk Persia ke Teluk Aden”, tulis situs Alarabiyah Net (18/4/ 2015), bahwa Presiden Iran Hassan Rohani dalam sambutannya di Hari Angkatan Bersenjata, menyebut tentara Iran sebagai panutan bagi tentara kawasan Timur Tengah yang mengilhaminya berbagai pelajaran. Rohani mengklaim bahwa Angkatan Bersenjata telah memberikan ketenangan kepada umat dan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah.

AS Akan Berikan Jet F-35 Baru Kepada Israel Tahun Depan

Amerika Serikat akan memulai pengiriman jet-jet tempur F-35 baru kepada Israel tahun depan, Wakil Presiden Joe Biden mengatakan.


Top